This is a nice opportunity for you to show off your work using this amazing, clean and minimalistic template for blogger!

Sabtu, 15 Juni 2013

Pengetahuan Hemat BBM



11 Tips
Cara Berkendara
Hemat Bahan Bakar
Hingga 57.5%
( Mohon Disebarluaskan Pada Pengendara)


Jumlah kendaraan ditanah air seiring dengan jumlah penduduk tapi anehnya sebagian besar pemilik kendaraan ditanah air kurang begitu mengerti bahkan cenderung tidak paham penyebab utama mesin kendaraan cepat rusak, cara memilih jenis bensin yang benar, dan cara menghemat bahan bakar hingga 57,5%.
Saya Nasional Sales Manager PT. BROQUET INDONESIA ini PIN BB saya 21213417  HP saya 081399160008 , sejak 1999 hingga saat ini menggeluti bisnis penyempurna kualitas bahan bakar untuk Sepeda Motor, Mobil, Alat berat, dan Industries  merasa terpanggil memberikan ulasan secara ilmiah kepada pemilik kendaraan ditanah air agar bisa terhindar dari “korban konsumen” akibat salah pakai jenis bahan bakar.
Berikut 11 langkah cara hemat bakar 57,5 % dari saya:

1. ISI BAHAN BAKAR YANG BEKUALITAS FRESH
Untuk mengetahui dan membedakan mana pombensin yang jual bahan bakar kualitas fresh dan tidak fresh, dapat kita lakukan dengan cara sederhana seperti berikut ini :
·         Perhatikan jumlah pembeli berjejal dan selalu antri dipombensin
·         Ratio pengiriman pasokan bahan bakar dari depo sangat pendek
·         Dibawah pengawasan managmen operasional yang baik
Mengapa harus Fresh?, Mengapa harus sesuai anjuran fabrikasi kendaraan?. Berikut saya jelaskan secara ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya agar “pemilik kendaraan” tidak dijadikan “korban konsumen” atas pembelian bahan bakar yang dimaksud.

***KELEMAHAN SIFAT KIMIAWI BAHAN BAKAR HIDROKARBON***
Bensin atau solar merupakan bahan bakar tak terbarukan yang terbuat dari minyak bumi. Terbentuk dari sisa tanaman dan binatang (diatom) yang hidup ratusan juta yang disebut fosil. Sisa jasad renik inilah yang kemudian ditutupi lapisan sedimen dari waktu ke waktu. Dengan tekanan ekstrim dan suhu tinggi, sisa organisme ini akan menjadi campuran hidrokarbon cair (senyawa kimia organik dari hidrogen dan karbon) yang kita sebut sebagai minyak mentah. Kilang memecah hidrokarbon ini menjadi produk yang berbeda. Pemilahan produknya ini termasuk diantaranya: bensin, solar, dan jenis produk sejenis.

Bahan bakar hidrokarbon terbuat dari senyawa organic pada tingkat molekul tersusun oleh unsur yang berenergi tinggi dan rendah. Pada saat bahan bakar meninggalkan kilang minyak ( Refinery ) maka bahan bakar tersebut mengalami perubahan penurunan ( degradasi ) kualitas dan kehilangan energy potensialnya – yang disebabkan oleh proses oksidasi dan pertumbuhan mikroorganisme. Pada awalnya bahan bakar yang terdegradasi tidak bisa dilihat dengan kasat mata. Dengan masa penyimpanan yang lama dan pengaruh lingkungan maka bahan bakar akan berubah menjadi semacam pernis yang mengental. Bahan bakar yang kualitasnya turun ini positif menimbulkan masalah serius pada performa mesin.

***SELALU ISI BAHAN BAKAR SESUAI ANJURAN FABRIKASI KENDARAAN***
Sifat bahan bakar yang oktannya lebih rendah ( sebut saja bensin premium ) akan mudah terbakar di dalam mesin yang berkompresi lebih tinggi sehingga ketika jenis bahan bakar ini digunakan pada mesin EFI maka di saat mesin pada posisi langkah kompresi - bahan bakar yang terkompres itu akan terbakar dengan sendirinya (self burning) sebelum di bakar oleh percikan api dari busi (spark plug) di titik mati atas (tdc).
Dengan demikian bahan bakar akan banyak tebakar sia sia tanpa menghasilkan tenaga dan akan menimbulkan suara nglitik pada mesin kendaraan Anda (fuel knok). Bahan bakar terbuang percuma dan menimbulkan lapisan kerak karbon pada ruang bakar mesin hingga pada ujungnya bisa membuat jebolnya piston atau minimal stang piston dipastikan bengkong.
Oleh karena itu seharusnya pakailah jenis bahan bakar yang telah dianjurkan fabrikasi kendaraan. Berikut anjuran yang dimaksud :

MOTOR YAMAHA        : Vega-R (9.3:1) Pertamax Vega-ZR (9.3:1) Pertamax Mio (8.8:1) Premium Jupiter (9.0:1) Premium F1ZR (7.1:1) Premium RX-KING (6.9:1) Premium YT 115 (7.2:1) Premium RZR (7:01) Premium Nouvo (8.8:1) Premium Crypton (9.0 : 1) Premium Yamaha Alfa (7.2 : 1) Premium Yamaha RXZ (7.0 : 1) Premium Jupiter-Z (9.3:1) Pertamax Jupiter MX-135LC (10.9:1) Pertamax Plus Scorpio-Z (9.5:1) Pertamax VIXION (10.4:1) Pertamax/pertamax plus Majesty 125 (11:01) Pertamax Plus Scorpio (9.5:1) Pertamax.

MOTOR SUZUKI          :Satria FU (10.2:1) Pertamax/pertamax plus Shogun New FL125 Series (9.6 : 1) Pertamax Shogun FD125 X (9,5 : 1) Pertamax Thunder 125 (9.2 : 1) Premium/Pertamax Spin 125 (9.6:1) Pertamax SkyWave 125 (9.6 :1) Pertamax.

MOTOR KAWASAKI    :Kawasaki Blitz R 53 mm x 50.6mm 111 cc 9.3 : 1 (Pertamax) Kawasaki Athlete 56 mm x 50.6mm 124.6 cc 9.8 : 1 (Pertamax) Kawasaki Ninja 250 62 mm x 41.2mm 2x 250 cc 11.5 : 1 (Pertamax Plus) Kawasaki KLX 250 72 mm x 61,2mm 249cc 11 : 1 (Pertamax Plus) Kawasaki Ninja RR 150 7.2 : 1 (Premium) Kawasaki Kaze 9.3 : 1 (Pertamax).

MOTOR HONDA          :Honda GL 100 52 x 49.5mm 105.1 cc 9.2 : 1 (Pertamax) Honda GL Max 56.5 x 49.5mm 124.1 cc 9.2 : 1 (Pertamax) Honda GL Pro 61.0 x 49.5mm 144.7cc 9.2 : 1 (Pertamax) Honda Supra 50.0 x 49.5mm 97.1 cc 8.8 : 1 (Premium) Honda Tiger 63.5 x 62.2 mm 196.9cc 9.0 : 1 (Premium) Honda Megapro 63,5 x 49,5 mm 156.7cc 9.0 : 1 (Premium) Honda CS-1 58 x 47,2 mm 124.7 cc 10.7 : 1 (Pertamax Plus) Honda Supra PGM FI 52,4 x 57,9 mm 124.8cc 9.0 : 1 (Premium) Honda Blade 50 x 55,6 mm 109.1 cc 9.0 : 1 (Premium) Honda Vario 10, 7:1 (Pertamax Plus) Honda CBR 150 R 11:1 ( Pertamax Plus) Honda Beat 125 9.2 : 1 (Pertamax) Honda Scoopy 108 cc 9.2 : 1 (Pertamax) Honda Absolute Revo 110 cc 9 : 1 (Premium).

MOBIL SUZUKI                        : Swift 9,5:1 Pertamax Grand Vitara 10,5:1 Pertamax Plus Grand Escudo XL-7 9,5:1 Pertamax Escudo 2.0 9,3:1 Premium/Pertamax Escudo 1.6 9,5:1 Pertamax Baleno 9,5:1 Pertamax Aerio 9,5:1 Pertamax APV 9,0:1 Premium/Pertamax Karimun 8,8:1 Premium Katana 8,8:1 Premium Carry 1.5 8,9:1 Premium Carry 1.0 8,9:1 Premium Carry 1.3 9,0:1 Premium Esteem 1.6 GT 9,5:1 Pertamax Side Kick 8,9:1 Premium SX-4 10,5:1 Pertamax Plus.

MOBIL HONDA                        : Jazz I-Dsi 10,4:1 Pertamax/Pertamax Plus Jazz V-Tec 10,1:1 Pertamax/Pertamax Plus City I-DSi 10,5:1 Pertamax/Pertamax Plus City V-Tec 10,1:1 Pertamax/Pertamax Plus Stream 1.7 9,5:1 Pertamax Stream 2.0 9,4:1 Pertamax

MOBIL TOYOTA           : Starlet XL 1.000 cc 9,3:1 Premium/Pertamax Starlet SE 1.3 9,5:1 Pertamax Twin Cam 9,5:1 Pertamax Great Corolla 9,5:1 Pertamax Avanza 11:1 Pertamax Plus Yaris 10,5:1 Pertamax/Pertamax Plus Innova 2.0 9,8:1 Pertamax Innova 2.7 9,7:1 Pertamax Rush 10:1 Pertamax/Plus Alphard 2400 cc 9.8 : 1 Pertamax Alphard 3500 cc 10.8 : 1 Pertamax Plus.

MOBIL NISSAN                       : X-Trail 2.0 9,9:1 Pertamax Terano 8,3:1 Premium Livina 1.5L 10,5:1 Pertamax/Pertamax Plus Livina 1.8L 9,9:1 Pertamax Sentra Genesis 9,3:1 Pertamax Cefiro 9,5:1 Pertamax/Pertamax Plus

MOBIL DAIHATSU       : Xenia EJ (vvti) 11:1 Pertamax Plus Terios 10,0:1 Pertamax/Pertamax Plus Taruna EFI 9,5:1 Pertamax/Pertamax Plus Sirion 10,0:1 Pertamax/Pertamax Plus Ceria 9,5:1 Pertamax Mitsubishi Eterna DOHC 9,8:1 Pertamax Eterna SOHC 8,5:1 Premium Lancer DOHC 10,5:1 Pertamax Plus.

*** SOLUSI MURAH DAN 100% DIJAMIN SPAREPART TAHAN LAMA***
***BAHAN BAKAR SETIAP HARI BISA FRESH***
***KENDARAAN SEHARUSNYA ISI PERTAMAX, CUKUP ISI PREMIUM SAJA ***
***NIKMATI HARGA KONVERSI PERTAMAX 4300 PERLITER****
***NIKMATI HARGA KONVERSI SOLARDEX 4300 PERLITER***
Satu-satunya di Indonesia. Alat penyempurna kualitas bahan bakar tertua didunia adalah Merk BROQUET™ Made In United Kingdom ( Inggris ). Katalisator logam ini sudah ada sejak Tahun 1941 pertamakali ditemukan oleh Ahli Kimia Inggris bernama Hendry Patrick Broquet.
BROQUET™  mengubah atau memperbaiki bahan bakar yang digunakan dalam proses pembakaransebelum memasuki ruang pembakaran dengan melalui suatu proses yang disebutproses de-crack. Katalisator bereaksi terhadap bahan bakar yang tidak murni tersebut dan mengubahnya menjadi molekul-molekul kecil yang sangat aktif yangmenyebabkan proses pemutusan semua rantai parafin panjang menjadi Alkana jenuhyang memiliki berat molekul yang lebih ringan. Hal ini mengakibatkan bahan bakar terbakar lebih bersih, lebih lengkap dan   memperbaiki proses pembakaran. Proses ini mirip dengan proses pemutusan rantai karbon yang digunakan diindustri minyak (petroleum industry) untuk membuat bahan bakar yang berkualitas tinggi, seperti PERTAMAX, PERTAMAX PLUS, SHEEL, SHEEL SUPER dan sejenisnya.

““Jadi mesin yang seharusnya isi pertamax atau solardex jika sudah pasang BROQUET™ - cukup isi bensin premium atau solar biasa saja. Itupun dari hitungannya masih diuntungkan lagi hemat BBM  sebesar 10%sampai 15% dan ditambah lagi ruang bakar mesin jadi bebas kerak karbondioksida. Sehingga secara total sebenarnya pengendara diuntungkan sebesar 57,5% sepanjang 400.000km atau selama 10Tahun lamanya”

Info selengkapnya klik website saya : www.hematbensin.com

2. PASTIKAN KONDISI MESIN SELALU PRIMA.
Bagaimana caranya, Yaitu kita selalu memeriksa kendaraan setiap saat sebelum digunakan selalu melakukan service berkala sesuai dengan manual booknya yang ada.

3. JAGA PUTARAN MESIN.
Artinya kita kalau mau berkendara dengan efisien mengoper giginya itu di kisaran RPM 1.500-2.200 untuk mesin bensin dan RPM 1.100-2.000 untuk mesin diesel.
Ngoper giginya secepat mungkin, 1,2,3 pindah gigi itu lebih efisein, dibandingkan kita opernya sampai 4.000 RPM, wah enak, suaranya mendengung ngebut tapi ya tidak hemat BBM.

4. HINDARI AKSELERASI DAN PENGEREMAN BERLEBIHAN
Prinsipnya kalau kita tidak harus ngerem ya jangan mengerem, gunakan momentum, kendaraan beriringan, kalau kita berjalan, kendaraan depan terlihat lampu remnya menyala ya kita harus mulai melepas pedal akselerator. Menggunakan momentum daya dorong daripada kita ngegas terus, nanti saja kalau udah deket baru ngerem. Boros juga
Start pelan targetnya 5 detik kecepatan mencapai 20 km jam, injak pedal secara halus buka pedal gas tidak penuh.

5. GUNAKAN ENGINE BREAK
Pengereman dengan tenaga mesin. Seperti tadi kalau kita enggak harus ngerem ya lepas pedal, pindahkan gigi secara teratur.

6. PERHATIKAN TEKANAN ANGIN BAN
Tekanan angin yang kurang akan menyebabkan gesekan roda pada jalan lebih besar sehingga traksi berkurang dan membebani kinerja mobil. Sesuaikan tekanan angin dengan rekomendasi pabrik.
Tekanan angin yang kurag akan membuat ketidakstabilan roda sehingga konsumsi BBM lebih boros 5- 20 persen. Dan begitu juga sebaliknya.
Pastikan tekanannya sesuai rekomendasi pabrik. Dapat dilihat pada buku manual dan atau 'Tire Placard' (Stiker yang biasanya terdapat pada sisi rangka pintu atau 'glove Box.

7. MATIKAN AC JIKA TAK DIPERLUKAN.
Kompresor AC memberi beban cukup besar ke mesin. Matikan jika tidak diperlukan atau saat kita melaju di cuaca yang sejuk.
Diatur AC mobil pada suhu 22-23 derajat. Kalau AC terlalu dingin, kompresor akan bekerja keras sehingga membebani mesin.

8. PERGUNAKAN GIGI TRANSMISI YANG IDEAL.
Biasanya mobil dengan mesin bensin atau diesel akan bekerja efisien di rentang putaran mesin 1,500 – 2,500 rpm (mesin bensin) dan 1100 - 2100 rpm (mesin diesel, karena disitulah torsi optimal tersedia.
Oleh karena itu lakukan perpindahan gigi transmisi di putaran tersebut.
Paling hemat jika mobil melaju dengan konstan di putaran tersebut dengan menggunakan gigi transmisi yang tertinggi, biasanya akan tercapai kecepatan kendaraan antara 70 km/jam- 80 km/jam.
Apabila perilaku mengemudi kita cukup agresif, dalam arti mengemudi dengan selalu melakukan akselerasi tinggi dan perpindahan posisi gigi diatas 3.000 rpm, maka konsumsi BBM akan menjadi lebih boros sekitar 10% - 20%.

9. MANFAATKAN KODISI LALU LINTAS JALAN.
Ketika kendaraan akan mendekati perempatan, pertigaan, lampu lalu lintas, atau melakukan perlambatan, angkat kaki dari pedal gas lebih awal dan biarkan kendaraan meluncur dengan momentum sebelum menginjak pedal rem.

10. MATIKAN MESIN JIKA TAK DIPERLUKAN.
Jika kendaraan berhenti dan diam lebih dari 20 detik, maka akan lebih ekonomis apabila mesin kendaraan dimatikan.
Biasanya pada saat lampu lalu lintas sedang merah, perlintasan kereta api, jalan macet dan pada saat menaikkan atau menurunkan penumpang atau barang.
Mematikan mesin tidak akan merusak atau mengurangi kinerja mesin kendaraan.
Mesin hidup dan diam selama 3 menit dan mengemudi 1 kilometer pada kecepatan konstan 50 km/jam memiliki konsumsi BBM yang sama.

11. KURANGI BEBAN MUATAN YANG TAK DIPERLUKAN.
Jangan membawa barang dengan berat yang melebihi kapasitas. Selalu merujuk pada buku panduan (Manual book).
Keluarkan barang-barang yang tidak diperlukan dari dalam mobil. Lepaskan roof rack apabila sedang tidak dipergunakan. Gunakan kecepatan rendah, apabila sedang membawa barang dengan roof rack.
Setiap penambahan beban muatan sebesar 20 Kg, akan meningkatkan konsumsi BBM sekitar 1%.
Mengemudi dengan beban penuh di kendaraan, ternyata menempati posisi kedua dari pemborosan konsumsi BBM.

Semoga info ini bisa menambah pengetahuan Anda, khususnya dalam hal menghemat bahan bakar kendaraan dan mengingat sangat pentingnya ilmu pengetahuan ini mohon disebar luaskan pada seluruh kawan,sahabat, atau mitra Anda yang lagi membutuhkan formula cara hemat bahan bakar kenderaan.